Perbedaan Ikan Cupang Jantan Dengan Betina
Jantan??? Betina??? Jantan?? Betina?? Jadi mana yang betul??? Sebenarnya membedakan ikan cupang jantan dan betina sangatlah mudah apalagi bagi mereka yang sudah sering beternak ikan cupang. Tapi jujur saja, dulu saya juga tidak bisa membedakan dengan baik ikan cupang betina dan ikan cupang jantan. Tapi seiring berjalannya waktu, maka kita sendiri bisa merasakan dan dapat melihat dengan jelas bahwa itu ikan cupang jantan atau betina walaupun hanya melihatnya sekilas.
Untuk Kalian yang masih bingung dalam membedakan ikan cupang jantan dan betina, ada beberapa tips dari saya yaitu :
Dibawah ini akan saya lampirkan gambar yang memberikan penjelasan dan perbedaan antara ikan betina dengan jantan:
Dengan adanya penjelasan ini, saya berharap tidak ada lagi kasus pemijahan ikan cupang antara jantan dengan jantan atau betina dengan betina. Harap diingat baik-baik, ikan cupang yang siap diternak harus berumur 4+ bulan (untuk jantan) dan 5+ bulan (untuk betina).
Jenis Penyakit dan Penyembuhan Ikan Cupang
Pada kesempatan ini saya akan membahas bagaimana cara kita mengatasi penyakit yang ada pada ikan beserta ciri-ciri pada cupang saat sedang mengalami sakit tersebut. Setidaknya ada 9 penyakit yang ada pada ikan cupang dan penyakit yang paling mematikan untuk ikan cupang adalah penyakit Dropsy (Sisik Nanas). Berikut ini adalah pembahasan mengenai penyakit dan cara mengatasinya :
1. Penyakit white spot
Ciri-ciri dari penyakit White spot :
- Pada bagian tubuh ikan ada bintik putih.
- Ikan biasanya suka menabrakan dirinya pada dinding aquarium dengan tujuan menghilangkan gatal di badannya dan hal ini bisa membuat ikan menjadi stress
- Kondisi fisik menjadi sedikit pucat dan kadang bisa berpengaruh pada nafsu makan ikan cupang.
- Suka berada pada permukaan air.
- Biasanya ekor ikan cupang akan menguncup (rata-rata ikan cupang yang sedang sakit ekornya selalu menguncup dan kurang berselera).
- Perlu diketahui penyakit ini sangatlah menular, jadi pada saat pengobatan, gunakanlah alat yang berbeda dan jangan digunakan untuk cupang yang lain.
Penyebab Munculnya penyakit ini pada Ikan Cupang :
- Kondisi air yang kurang bersih atau sudah lama tidak di ganti
- Bakteri jamur ini juga bisa berasal dari makanan yang kurang bersih pada saat disaring.
Cara Mengatasinya :
- Ganti air ikan secara full dan cuci bersih aquarium, dan isi airnya 1/3 dari biasanya, hal ini bertujuan agar ikan lebih mudah mengambil oksigen.
- Ganti air ikan secara berkala 1 hari sekali dan takarannya tetap 1/3, dan jika ikan sudah sembuh, silahkan isi penuh lagi airnya.
- Pergunakan garam khusus (garam khusus untuk ikan). Bisa dibeli pada toko ikan
- Kalian juga dapat menggunakan obat-obatan buat ikan yang biasanya ada di jual pada toko ikan ( Secara pribadi saya jarang menggunakan obat-obatan tersebut).
- Beri air, yang sudah di rendam ketapang atau anda bisa menggunting daun ketapan ukuran kecil dan memasukannya kedalam aquarium secara langsung (perlu di ingat, daun ketapang sebelumnya harus di cuci bersih dulu).
- Jika cara anda sudah betul, kemungkinan 3-5 hari ikan sudah sembuh dan aktif seperti biasa.
- Perlu di ingat, saat ikan sedang sakit dan ketika diberi makan tidak mau makan, maka jangan memberi ikan makan terlalu banyak.
2. Infeksi jamur pada kulit ikan
Ciri-ciri dari penyakit Infeksi Jamur Kulit :
- Bagian tubuh ikan seperti diselimuti kapas halus berwarna putih dan cenderung banyak
- Tahap awal penyakit tidak mempengaruhi nafsu makan ikan, namun jika di biarkan, ikan akan menjadi lemah dan serta nafsu makannya berkurang drastis
- Cenderung warna ikan semakin hari akan semakin memudar apabila di biarkan dan tidak di obati.
- Penyakit yang bisa menular ke ikan cupang lainnya apabila alat pembersih yang digunakan pada aquarium ikan yang lain.
Penyebab penyakit ini muncul :
- Sudah pasti karena airnya kurang steril dan ada jamurnya.
- Pencucian aquarium yang kurang bersih.
Cara Mengobati Penyakit Jamur pada kulit ikan :
- Ganti air secara keseluruhan dan cuci aquarium / tempat ikan secara bersih dengan menggunakan air yang sudah diberi obat atau garam.
- Isi air 1/3 atau 1/4 dari biasanya agar ikan lebih mudah mengambil oksigen.
- Lebih bagus kalau air yang digunakan sudah diberi garam dan beri robekan daun ketapang yang sudah di bersihkan sebelumnya.
- Ganti air secara berkala setiap 1 hari dengan porsi yang sama, yaitu 1/4 dari tempat ikan itu dipelihara.
- Dalam 3-5 Hari ikan akan sehat kembali jika cara perawatan anda benar dan betul
3. Pembusukan pada sirip / ekor ikan
Ciri dari penyakit ini antara lain :
- Pada bagian ekor ikan biasanya muncul bintik merah seperti bercak darah
- Ekor ikan mulai rusak seperti digigit oleh ikan itu sendiri.
- Jika sudah parah, pembusukan akan menjalar ke bagian tubuh ikan.
- penurunan nafsu makan ikan, dan warna ikan memudar dan ekor menguncup apabila sudah masuk tahap yang parah.
- Penyakit dapat menular.
Penyebab Penyakit ini Muncul :
- Bakteri pada kondisi air yang kotor
Cara Mengobati penyakit ini :
- Ganti air secara Full dan cuci aquarium sebersih-bersihnya
- beri obat antibiotik untuk ikan cupang, biasanya banyak di jual toko ikan dengan banyak merk yang berbeda-beda
- beri garam khusus untuk ikan pada air.
- Ganti air 1 hari sekali sampai ikan sembuh.
- Sirip atau ekor yang rusak bisa kembali seperti semula tetapi akan memerlukan waktu yang cukup lama dan perlu diketahui, bagian yang telah pulih kembali, bentuk ekornya tidak akan sebagus dulu lagi.
4. Velvet (Muncul luka seperti karat)
Ciri penyakit :
- Ikan menjadi kurang aktif bergerak.
- Nafsu makan bisa dibilang masih normal
- Ekor menjadi susah mengembang atau biasa disebut dengan kuncup.
- Ikan sering menabrakan dirinya ke dinding aquarium.
- Warna ikan biasanya memudar dan tidak mencolok.
- Jenis penyakit ini dapat menular bahkan bisa dibilang sangat menular.
Penyebab Penyakit ini Muncul :
- Adanya parasit yang menempel pada ikan.
- Kotornya air pada aquarium.
- Penyakit bisa juga datang dari pakan yang kurang bersih dalam penyaringannya
Cara Mengobati :
- Ganti air full.
- Isi air dan campurkan dengan garam untuk ikan (sedikit saja) dan isi air hingga 1/4 dari ukuran aquarium.
- beri obat antibiotik khusus ikan, dapat dibeli pada toko ikan hias.
- Selalu ganti air 1 hari sekali untuk percepat penyembuhan ikan yang sakit.
5. Mata bengkak (Pop eye)
Ciri dari penyakit ini :
- Mata ikan akan terlihat memiliki selaput putih yang semakin lama semakin membesar.
- Jika di biarkan, penyakit ini bisa menular ke mata ikan yang satunya lagi.
- Jika masuk dalam tahap yang parah, Mata ikan akan menjadi besar seperti balon dan mengembang. Pada tahap ini tingkat keselamatan akan sangat kecil.
- Kurang nafsu makan dan ikan akan cenderung kurang aktif.
- Penyakit dapat menular.
Penyebab Penyakit ini :
- Bakteri dan parasit pada air yang kotor.
Cara Mengobatinya :
- Tetap lakukan pembersihan secara total pada aquarium.
- Isi air 1/4 dari ukuran aquarium agar ikan tidak kecapean dalam menghirup oksigen
- Beri sedikit garam dan obat antibiotik.
- Ganti air setiap 1 hari sekali agar ikan selalu mendapatkan air yang lebih sehat dan segar
- Tingkat kesembuhan sangat kecil.
6. Dropsy (Sisik nanas)
Ciri dari penyakit ini :
- Bentuk badan ikan terutama pada bagian perut selalu buncit dan besar.
- Nafsu makan tetap tinggi dan kuat makan walaupun bentuk perut besar dan jika sudah tahap yang parah, bentuk dari sisik ikan akan mengembang seperti kulit nanas dan nafsu makan akan menurun drastis.
- Ikan jadi kurang gesit dan lambat serta suka berada di permukaan air seperti mengambang.
- Penyakit yang sangat menular dan berbahaya dan bisa di katakan ikan yang terkena penyakit ini 95% sudah pasti mati.
Penyebab dari penyakit ini :
- Pakan alam yang kurang bersih dalam penyaringan.
- Kondisi air yang sudah sangat kotor dan banyak bakteri.
Cara Mengobatinya :
- Sejauh ini saya hanya pernah satu kali berhasil mengobati ikan yang terkena dropsy dan itupun saya cuman kebetulan saja dan sayangnya saya lupa dengan cara apa saya mengobatinya.
- Dari apa yang saya baca, cara pengobatannya adalah mengganti air ikan secara berkala dan mencuci aquarium ikan sampai bersih, memberi garam aquarium khusus ikan, dan antibiotik
- Tingkat keselamatan ikan sangat kecil atau hanya 5%.
7. Kembung dan sembelit (Swim bladder disorder)
Ciri dari penyakit ini :
- Perut ikan besar dan buncit.
- Susah berenang ke dasar aquarium karena selalu terangkat ke atas permukaan.
- cenderung berenang dengan posisi nungging (ekor diatas dan kepala di bawah).
- Nafsu makan ikan tidak terganggu.
- Penyakit tidak menular.
Penyebab dari penyakit ini :
- Selaput atau dinding oksigen pada ikan kurang berfungsi dengan baik.
- Pencernaan yang terganggu.
Cara Mengatasi dan mengobatinya :
- Cobalah ikan yang sedang sakit di pertemukan dengan ikan lain, tetapi jangan di campur. Hanya sekedar memancing ikan tersebut untuk mengembangkan insangnya seperti ingin berkelahi dan mempertahankan daerah. Sebelumnya ikan diberi makan dulu, 5 menit kemudian baru lakukan cara diatas. Jika anda perhatikan baik-baik, pada saat insang di buka, maka tidak lama kemudia akan keluar gelembung udara dari insang tersebut (ini menandakan ikan ini kembung). hal ini terjadi labirin oksigen kurang bekerja dengan baik.
- Apabila sudah melakukan cara pertama tidak berhasil, berarti ikan memang mengalami gangguan pencernaan. Cobalah ikan yang sakit jangan diberi makan beberapa hari dan setelah itu lakukan cara yang pertama.
8. Insang yang memerah (Inflamed gills)
Ciri dari penyakit ini :
- Ikan sulit bernafas karena terjadi infeksi pada insang sehingga ikan cenderung berada pada permukaan air.
- Insang ikan berwarna sangat merah dan cenderung sulit tertutup rapat.
- Insang bergerak cepat seperti kehabisan oksigen.
- Dapat Menular.
Penyebab dari penyakit ini :
- Adanya bakteri dan air yang kotor yang menghasilkan beberapa kandungan nitrat yang kurang baik bagi ikan.
Cara Mengobati dan mengatasinya :
- Ganti air secara full dan rutin setiap 1 hari sekali jika perlu
- Beri sedikit garam aquarium pada air dan beri tetesan obat antibiotik secukupnya.
- Isi aquarium dengan air yang ketinggiannya 1/4 dari ukuran aquarium yang ada.
- Jangka waktu pemulihan bisa cepat , bisa juga lama.
9. Berak berwarna putih seperti kapas dan encer
Ciri dari penyakit ini :
- Kotoran ikan yang berwarna putih.
- Kotoran ikan kadang memanjang dan menggumpal serta warnanya putih.
- Tidak Menular.
- Nafsu makan ikan tidak terlalu berkurang dan warna tidak terlalu memudar.
- Kadang ekor ikan menjadi menguncup.
Penyebab dari penyakit ini :
- Kondisi air yang kotor dan pakan yang kurang bersih menyebabkan penyakit internal pada ikan cupang.
Cara mengobatinya :
- Ganti air tiap 1 hari sekali
- Air diberi garam aquarium dan sedikit antibiotik untuk ikan
- Jika perlu, makanan yang akan diberikan pada ikan direndam dulu dengan antibiotik (hanya untuk jentik nyamuk)
Seperti itulah kurang lebih penyakit yang ada pada ikan dan beserta cara mengatasinya. Jika kalian masih ingin membaca artikel yang lain, silahkan klik pada link yang sudah tersedia sesuai dengan topik pembahasan yang kalian inginkan.
Cara Merawat Ikan Cupang
Pada sesi ini, saya akan membagikan sedikit pengalaman saya selama merawat ikan cupang. Selama saya merawat dan memelihara ikan cupang, jarang saya melihat ikan saya jatuh sakit. Sebenarnya merawat ikan cupang itu gampang-gampang susah. Kita tidak perlu repot membeli obat dengan berbagai macam merk, karena yang perlu dilakukan adalah mengubah cara kita merawat ikan. Pertama kita harus disiplin dan rajin. Kenapa harus rajin dan disiplin?? Alinea baru dibawah ini akan menjawab semuanya...
- Rajin dan disiplin bisa merupakan kunci keberhasilan anda dalam merawat ikan cupang. Dengan sifat yang rajin mencari sumber makanan untuk ikan cupang, berarti kalian sudah bisa membantu ikan cupang bertahan hidup dan dengan sifat disiplin, kalian akan memberi makan ikan tepat waktu. Jika kalian sudah bisa memberi makan ikan cupang tepat waktu, kalian sudah menjauhkan penyakit busung lapar yang akan menyerang ikan kalian.
- Rajin dan disiplin bisa dijadikan alat atau bekal untuk kalian menjaga kebersihan air dan akuarium. Apabila kalian dapat menjaga air tetap bersih, sudah dipastikan ikan kalian akan jauh dari berbagai macam penyakit..
Dengan dua sifat di atas, kalian sudah 50% merupakan peternak yang baik. Dengan dua sifat diatas saja belum cukup, masih ada beberapa hal yang harus di perhatikan dalam merawat ikan cupang yaitu :
- Bagi yang belum tahu saja, mungkin para master sudah pada tahu. Tapi tidak ada salahnya saya mencantumkannya disini. Dilarang keras menggunakan air PDAM atau PAM secara langsung tanpa diendapkan selama 1-2 hari. karena secara pribadi dulu saya mengalami hal ini dan banyak ikan cupang saya yang mati dan jatuh sakit. Hal ini di karenakan air yang berasal dari PAM dan PDAM mengandung banyak kaporit, khususnya di indonesia.
- Berikan sedikit garam kedalam akuarium (garam khusus untuk ikan), yang dijual oleh toko ikan. Hal ini dilakukan agar ikan cupang tidak mudah terserang penyakit jamur.
- Gunakan daun yang berasal dari tanaman ketapang. Daun yang digunakan haruslah yang sudah tua dan sudah kering dan apabila ditekan bisa mengeluarkan bunyi seperti krupuk yang garing. Daun ketapang akan membuat air berwarna sedikit coklat. Daun ketapang berfungsi sebagai penetral ph air sehingga ikan tidak mudah stress. Ketapang juga sebagai obat alami untuk ikan cupang, karena cairan ketapang mengandung zat yang baik untuk ikan.
- Kalau anda rajin, sedotlah kotoran ikan yang ada dengan menggunakan selang kecil tiap 2-3 hari sekali, agar mencegah pertumbuhan bakteri yang berasal dari kotoran ikan dan isilah sedikit air baru seperti semula.
- Ganti air ikan cupang anda secara full setiap 1-2 minggu sekali (tergantung dari kondisi air yang ada pada aquarium dan tergantung juga dari besar kecilnya aquarium yang di pakai). Jangan lupa membersihkan akuarium sampai benar-benar bersih sebelum dipakai kembali.
- Jangan memberi makan ikan cupang secara berlebihan. Pastikan ikan kalian memakan habis makanan yang diberi saat itu juga karena makanan sisa akan mencemari kualitas air akuarium.
- Setiap selesai memberi makan, cobalah untuk membuka sekat, atau batas penghalang tiap aquarium selama 5 menit, agar ikan cupang bisa meregangkan otot-otot ekor dan sirip, sehingga keindahan dari ikan tetap terjaga dan sekalian melatih keberanian ikan.
- Terakhir, kalau kalian memang sempat merawat ikan cupang anda dengan waktu yang lebih, maka usahakan memberi makan cupang anda 2 kali sehari yaitu pagi dan sore hari agar bentuk ikan anda tetap proporsional
Dengan mengetahui hal diatas, sekarang kalian sudah 80% menjadi peternak ikan cupang yang baik. 20% tergantung dari cara kalian mempraktekan hal tersebut. Jika ada saran dari teman-teman, silahkan pm ke saya, dan saya akan mencantumkannya pada halaman ini. Semoga kalian semua berhasil dan menjadi peternak yang hebat. Jika masih ingin membaca artikel yang lain, silahkan pilih topik yang kalian inginkan dan klik pada link yang sudah tersedia. Happy Breeding!!
Jenis-Jenis Makanan Ikan Cupang
Tidak hanya jentik nyamuk dan kutu air yang menjadi makanan ikan cupang. Binatang lain yang juga bisa dijadikan makanan bagi ikan cupang di antaranya adalah silk worms, blood worms, dan burayak ikan guppy. Sedangkan makanan untuk burayak ikan cupang, ada sekitar 4 macam, yaitu kutu air, artemia, vinager eels, dan microworms. Pada pembahasan ini, saya ingin mengajak teman-teman untuk mengetahui kandungan-kandungan gizi dan protein yang terdapat pada setiap makanan ikan cupang serta manfaatnya, dan resiko apa saja yang terdapat pada makanan tersebut. Perlu kalian ketahui, setiap jenis makanan ikan cupang memiliki kelebihan tersendiri. Maka dari itu, tidak ada salahnya jika kalian membaca satu per satu jenis-jenis makanan yang bisa di makan oleh cupang. Sebelum membaca lebih jauh, perhatikan gambar yang ada di bawah ini, setiap gambar mewakili satu nomor. Setiap gambar juga memiliki penjelasannya masing-masing.
Setelah melihat gambar di atas, sekarang waktunya bagi saya untuk menjelaskan secara rinci dari setiap gambar yang ada
1. Jentik Nyamuk
Jentik nyamuk hampir menjadi sasaran utama bagi peternak ikan cupang, dan hampir menjadi makanan utama bagi ikan cupang. Jentik nyamuk banyak ditemukan pada genangan air yang tenang, terutama pada genangan air hujan. Jentik nyamuk akan berlimpah pada musim kemarau. Jentik nyamuk memiliki kadar lemak dan protein yang cukup seimbang sehingga baik untuk ikan cupang. Tapi kita harus berhati-hati dalam memberikan jentik nyamuk pada ikan, karena Jentik nyamuk biasanya membawa beberapa bakteri yang bisa membuat ikan cupang sakit. Oleh karena itu, sebelum jentik nyamuk diberikan kepada ikan, lebih baik jentik nyamuk disaring terlebih dahulu dengan air bersih. Apabila kalian menemukan ada jentik nyamuk yang berbentuk bulat dan hitam dan sudah siap menjadi nyamuk (pupa), lebih baik itu diberikan ke ikan cupang betina karena dipercaya dapat meningkatkan produksi telur betina lebih cepat dan juga membuat telur yang di produksi lebih sehat. Jentik nyamuk yang bagus untuk ikan cupang adalah jentik nyamuk yang sudah berumur 2 - 3 hari. Burayak dapat memakan jentik nyamuk apabila sudah berumur kurang lebih 2 minggu. Kandungan nutrisi yang ada pada jentik nyamuk sebagai berikut:
- Protein 13 - 15%
- Lemak 7 - 8%
- Serat 3 - 4%
2. Kutu Air
Kutu air merupakan hewan hermaphrodite dan banyak ditemukan pada saluran got dan persawahan yang tergenang air. Kutu air memakan fitoplankton untuk bertahan hidup. Kutu air juga merupakan salah satu makhluk hidup yang berperan penting untuk ikan. Burayak sangat suka memakan kutu air sebagai makanan utama karena bentuknya yang kecil dan aktif bergerak. Selain burayak cupang, ikan cupang dewasa juga suka memakan kutu air. Sirkulasi kehidupan kutu air sangatlah pendek. Kutu air juga rawan mati ketika terjadi perubahan suhu air. Kutu air banyak dibudidayakan oleh peternak ikan. Biasanya mereka menggunakan kotoran ayam kering dalam melakukan budidaya kutu air. Seperti gambar diatas, terdapat dua macam kutu air, yang pertama adalah kutu air (daphnia sp.) dan yang kedua adalah (daphnia magna). Kedua jenis kutu air ini memiliki kandungan nutrisi yang berbeda-beda. Daphnia sp. biasanya digunakan untuk burayak ikan yang berumur 3-15 hari sedangkan daphnia magna biasa digunakan untuk ikan cupang dewasa. Kutu air di percaya oleh masyarakat luas dapat membuat tulang ikan cupang menjadi keras dan kuat serta dapat mencerahkan warna ikan tetapi tidak membuat ikan cupang cepat tumbuh karena kutu air tidak banyak mengandung lemak. Kandungan nutrisi yang terdapat pada kutu air secara garis besar adalah sebagai berikut :
- Protein 20 - 50% (Tergantung umur dan jenis makanan yang dimakan oleh kutu air)
- Karbohidrat 0,6 - 0,9%
- Lemak 0,5 - 0,7%
3. Artemia
Artemia (udang air asin) adalah pakan hidup yang banyak di pergunakan peternak ikan. Artemia masih masuk ke dalam kategori keluarga udang. Artemia biasanya dijadikan bahan makanan untuk burayak yang berumur 3 sampai 10 hari. Artemia tidak bisa langsung diberikan ke dalam wadah burayak. Artemia harus melalui beberapa proses sebelum bisa digunakan sebagai makanan burayak. Dalam proses penetasan telur artemia, suhu air harus selalu di jaga biar bibit tidak mati dan gagal menetas. Artemia bukan hanya dipakai untuk ikan cupang, melainkan untuk ikan guppy, ikan lele, dan ikan air tawar lainnya. Ukuran artemia jantan bisa mencapai 8 sampai 10mm dan untuk artemia betina bisa mencapai 10 sampai 12mm. Artemia yang digunakan merupakan artemia yang baru menetas dan ukurannya kurang lebih 0,4mm. Ukurannya yang kecil mempermudah burayak ikan cupang untuk memakannya. Artemia bisa menjadi makanan alternatif apabila musim hujan tiba. Bila musim hujan tiba, peternak ikan akan kesulitan mencari kutu air dan jentik nyamuk. Tidak perlu cemas dengan kandungan nutrisi yang ada pada artemia karena kandungan nutrisinya juga cukup bagus untuk burayak ikan cupang. Kandungan nutrisi yang terdapat pada artemia yang baru menetas secara umum:
- Protein 8 - 10%
- Lemak 2 - 2,5%
- Serat 0,2 - 0,5%
4. Cacing Sutra
Cacing sutra banyak ditemukan pada parit atau selokan. Cacing sutra mengkonsumsi limbah organik yang berasal dari rumah-rumah atau pasar. Cacing sutra menyaring zat-zat organik tersebut dan menjadikannya sebagai makanan. Bagi penghobi ikan yang tidak memiliki banyak ikan cupang, biasanya mereka membeli cacing sutra dari toko ikan, atau dari peternak cacing sutra. Pada umumnya, cacing sutra hidup di parit atau selokan dengan arus air yang tidak begitu deras dan tempat seperti itulah yang di jadikan habitat oleh cacing sutra. Cacing sutra berukuran 0,5cm - 4cm dan hidup secara berkelompok, berbentuk seperti gumpalan rambut kusut apabila sudah di saring dan dibersihkan, berwarna kemerahan dan sangat cepat dalam berkembang biak. Karena makanan cacing sutra adalah zat-zat sisa organik dari limbah rumah tangga dan pasar. Maka, bagi kalian yang menangkapnya dari alam, lebih baik cacing sutra hasil tangkapan di saring sampai bersih. Jika tidak, ada kemungkinan cacing sutra akan menyebabkan ikan sakit dan akhirnya mati. Cacing sutra juga dipercaya bisa cepat membesarkan burayak ikan, karena kandungan lemak pada cacing sutra sangat besar. Cacing sutra juga merupakan hewan yang hermaprodit, dan suhu yang cocok untuk cacing sutra adalah 25 - 28 Celcius. Kandungan nutrisi yang ada pada cacing sutra:
- Protein 40 - 50%
- Lemak 12 - 13,3%
- Serat 2,0 - 2,5%
5. Blood Worms
Blood worms dapat digunakan dalam keadaan dibekukan maupun kering. Kandungan nutrisi pada blood worms yang beku berbeda dengan blood worms yang dikeringkan. Pemberian blood worms pada ikan cupang harus diperhatikan, dan jangan terlalu sering menggunakan blood worms sebagai bahan makanan untuk ikan. Blood worms tidak mengandung banyak protein. Peternak ikan cupang cenderung menggunakan blood worms sebagai makanan alternatif untuk ikan cupang. Perlu diketahui, blood worms sangat cepat mencemari air, terutama blood worms yang dibekukan. Selain dapat mencemari air, ikan cupang juga kurang tertarik dengan blood worms, karena cupang lebih menyukai makanan yang masih hidup dan bergerak. Satu lagi yang perlu di ketahui, blood worms tidak boleh disimpan terlalu lama dalam kulkas. Blood worms hanya boleh disimpan selama 6 bulan di kulkas dan apabila melebihi 6 bulan, kemungkinan kualitas blood worms akan menurun bahkan bisa menimbulkan penyakit pada ikan. Banyak peternak ikan yang tidak mengetahui hal ini, sehingga ikan mereka menjadi sakit dan mati. Belilah blood worms pada toko ikan yang dapat dipercaya untuk mendapatkan blood worms yang masih bagus kualitasnya. Banyak kejadian dimana penjual melakukan penipuan dengan mencampur blood worms dan beberapa bahan yang tidak baik untuk ikan. Maka dari itu, bagi kalian yang sering menggunakan blood worms harus berhati-hati. Gunakanlah blood worms sebagai makanan pengganti pada saat kamu sedang kesulitan mencari makanan hidup untuk ikan cupang. Kandungan nutrisi yang terdapat pada blood worms yang dibekukan:
- Protein 7,8 - 8,3%
- Lemak 9,2 - 6,3%
- Serat 3,4 - 3,9%
6. Vinegar eels
Vinegar eels sangat menyukai hasil fermentasi dari buah apel. vinegar eels hidup di lautan dan danau yang bersifat asam. Walaupun demikian, banyak orang dapat membudidayakan vinager eels dengan cuka apel. Vinegar eels hidup pada suhu 60 sampai 90 derajat dan vinegar eels cenderung menyukai tempat yang berada di tepi dan dekat dengan cairan asam. Vinegar eels berenang seperti seekor belut dan ukuran betina lebih besar dibanding jantannya. Betina dapat melahirkan sebanyak 45 setiap 8 -10 hari sekali. Vinegar eels juga dapat hidup pada Ph yang rendah dan biasanya digunakan sebagai bahan makanan untuk anak ikan. Pernah ditemukan kasus, pemberian vinegar eels dalam jangka waktu panjang dapat menimbulkan efek samping pada ikan cupang. Ikan cupang akan berenang dengan gerakan aneh dan tidak wajar. Kejadian yang pernah saya dengar dari teman-teman, Ikan cupang akan berenang seperti seekor belut. Kasus lain yang pernah terjadi pada peternak vinegar eels yang saya baca pada forum. Terdapat Vinegar eels yang hidup tanpa diberi makan dan dirawat selama 2 tahun. Vinegar eels pada umumnya hanya bisa hidup kurang lebih 10 bulan dan hanya dapat bertahan hidup selama sehari di air biasa. Beberapa pembahasan yang telah saya baca, dikatakan vinegar eels lebih baik di bandingkan dengan microworms. Dibawah ini adalah daftar nutrisi dari vinegar eels:
- Protein 15 - 20%
- Lemak 50 - 60%
- Serat (Unknown) *Bagi yang tahu, silahkan PM + Source
7. Microworms
"Makanan seumur hidup untuk burayak ikan cupang", begitulah yang disampaikan oleh penjual microworms. Dikatakan demikian karena microworms sangat mudah dibudidayakan dan menggunakan bahan yang cukup sederhana dan gampang ditemukan. Salah satu bahan yang digunakan adalah oat meal, dan roti tawar. Di Indonesia, microworms dijual seharga Rp10.000,- / toples kecil. Ukuran tubuh microworms 0,5mm sampai dengan 2mm hanya dalam 2 hari. Microworms juga merupakan sumber makanan bagi burayak ikan cupang yang baru berusia 4-10 hari. Microworms tidak memakan banyak tempat atau ruangan sebagai media budidaya. Cukup menggunakan 1 gelas es krim, atau menggunakan toples kecil sebagai media budidaya microworms. Jika kalian mau membudidayakan microworms, kalian harus menyediakan tempat dengan suhu 68-85 derajat dan tentunya harus cukup terang. Microworms masih bisa bertahan hidup walaupun suhu sudah mencapai 32 derajat, tapi dengan suhu 32 derajat, microworms akan lambar dalam berkembang biak. Cara membudidayakan microworms akan mempengaruhi hasil dan kualitasnya. Budidaya yang baik akan menghasilkan microworms yang berwarna putih dan tidak buram. Kandungan nutrisi yang di miliki oleh microworms cukup tinggi dan saya jadi ragu dengan perkataan orang yang mengatakan vinegar eels lebih baik dibanding microworms haha. Tidak masalah kandungan nutrisi yang mana lebih tinggi karena yang terpenting adalah, ikan kita bisa dikasih makan. Nutrisi yang dimiliki oleh microworms :
- Protein 46 - 48%
- Lemak 18 - 20%
- Serat 20 - 25%
8. Burayak Guppy
Burayak guppy pada umumnya dijadikan sumber makanan untuk ikan cupang Giant. Burayak guppy yang dimaksud disini adalah, burayak ikan guppy yang hidupnya di selokan atau parit besar. Guppy yang ditangkap biasanya merupakan jenis ikan guppy lokal dan tidak menarik. Banyak peternak memanfaatkan burayak guppy sebagai sumber makanan utama untuk ikan cupang giant. Selain murah, populasi burayak guppy juga sangat banyak, jadi gampang didapat dan ditangkap dimana saja. Walaupun belum teruji kebenarannya, masyarakat indonesia percaya, kalau ikan cupang giant dikasih makan burayak guppy, ikan cupang giant akan lebih cepat tumbuh besar. Selain ditangkap dari alam, guppy juga bisa di budidayakan sendiri, sehingga bisa dijadikan cadangan makanan untuk ikan disaat musim hujan. Ikan guppy akan beranak 2 minggu sekali. Satu ekor betina bisa beranak 15-20 burayak. Burayak yang dijadikan sumber makanan ikan cupang Giant umumnya berukuran 0,6 - 1cm. Kandungan nutrisi yang dimiliki burayak guppy:
- Protein (Unknown) *Bagi yang tahu, silahkan PM + Source
- Lemak (Unknown) *Bagi yang tahu, silahkan PM + Source
- Serat (Unknown) *Bagi yang tahu, silahkan PM + Source
Begitulah penjelasan singkat dari saya mengenai jenis-jenis makanan ikan cupang. Terima kasih sudah membaca artikel saya dan apabila kamu masih ingin membaca, silahkan pilih topik pembahasan yang kalian inginkan sesuai dengan link yang tersedia. Happy Breeding!!
Jenis-Jenis Ikan Cupang
Ikan Cupang merupakan jenis ikan hias air tawar yang memiliki daya tahan tubuh yang sangat bagus, karena ikan ini bisa hidup di air yang sedikit dan tanpa adanya airator. Biasanya para peternak ikan mengirim ikan cupang hanya dalam sebuah kantong plastik es yang kecil. Pengalaman pribadi saya saat dikirimi ikan dari luar daerah, ikan masih tetap hidup walaupun 4 - 5 hari baru sampai ke tempat tujuan dengan cacatan cara packing yang di lakukan penjual rapi dan benar.
Habitat Ikan Cupang yang asli berasal dari daerah Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Ikan Cupang merupakan ikan yang sangat agresif dalam mempertahankan wilayah kekuasaan mereka. Ada 3 jenis ikan cupang yang saya ketahui yaitu Cupang Alam, Cupang Petarung, dan Cupang Hias. Ikan cupang juga banyak mengalami perubahan warna, sehingga warna yang ada pada ikan cupang pada saat ini sudah sangat bervariasi dan hal ini terjadi karena banyak peternak ikan cupang melakukan percobaan kawin silang antar ikan cupang yang berbeda, sehingga muncullah beberapa warna baru dan jenis ikan cupang yang baru.
Ikan cupang dibagi lagi menjadi dua tipe dilihat dari cara merawat telur, yang pertama adalah ikan cupang yang merawat telur mereka di dalam mulut mereka sendiri (mouth breeder). Sejauh yang saya tahu, ikan cupang yang merawat telur mereka di dalam mulut sebagian besar adalah ikan cupang alam. Sedangkan ikan cupang yang membuat sarang gelembung (bubble nest) untuk telur mereka merupakan jenis ikan cupang yang banyak kita pelihara dan kita temukan di kalangan masyarakat. Perlu anda ketahui, yang akan saya bahasa pada blog ini adalah ikan cupang hias yang biasa kita jumpai pada kehidupan sehari-hari. Mungkin saya hanya akan membahas sedikit mengenai jenis ikan cupang petarung dan jenis ikan cupang alam karena saya tidak banyak tahu tentang kedua jenis ikan tersebut dan untuk mengetahui pokok pembahasan yang akan saya berikan, maka anda harus terus membaca artikel ini sampai selesai karena setelah pembahasan berikut ini, saya akan memberitahu jenis ikan cupang apa saja yang akan saya bahas nanti.
Sebelum membahas ikan cupang lebih jauh, mari kita kenali terlebih dahulu nama latin dari ikan cupang yang masuk ke dalam kategori Mouth Breeding : 1.Betta Pugnax, 2.Betta Unimaculata, 3.Betta Foerschi, 4.Betta Taeniata, 5.Betta Picta, 6.Betta Macrostoma, 7.Betta Edithae, dan 8.Betta Anabantoides.
Gambar di atas merupakan gambar ikan cupang yang termasuk dalam kategori Mouth Breeder, dan perlu diketahui oleh kalian, saya tidak akan membahas jenis ikan cupang yang terdapat pada gambar di atas karena gambar di atas hanya sekedar perkenalan kita aja dengan dunia ikan cupang. Setelah kita mengetahui dan mempunyai sedikit gambaran mengenai ikan cupang mouth breeder, maka sekarang akan saya berikan sedikit gambaran mengenai ikan cupang bubble nest. Pertama mari kita ketahui terlebih dahulu nama latin ikan cupang yang masuk ke dalam kategori bubble nest : 1.Betta Akarensis, 2.Betta Bellica, 3.Betta Splendens, 4.Betta Imbelis, 5.Betta Tesyae, 6.Betta Smaragdina, dan 7.Betta Coccina.
Ada tujuh ikan yang termasuk dalam kategori bubble nest dan di antara ketujuh ikan tersebut, kita akan membahas yang nomor 3. Karena nomor 3 merupakan kerabat dekat ikan cupang hias yang akan kita bahas nantinya. Ada sedikit tambahan dari saya mengenai jenis ikan cupang yang lain, tetapi saya tidak tahu jenis ikan cupang ini termasuk mouth breeder atau bubble nest, diantaranya adalah : 1.Betta Channoides, 2.Betta Enisae, 3.Betta Balunga, 4.Betta Albimarginata, 5.Betta Breviobesus dan masih banyak lagi yang lain.
Setelah membaca dan mengetahui beberapa jenis ikan cupang dan mendalami pengetahuan mengenai ikan cupang, maka sekarang saya akan menjelaskan secara detail mengenai ikan cupang hias yang banyak diternak oleh penghobi ikan cupang dan diantaranya adalah :
- Halfmoon (HM)
- Rose Tail (RT)
- Crown Tail (CT)
- King Crown Tail (KCT)
- Plakat Halfmoon (PKHM)
- Plakat Big Ears (PKBE)
- Halfmoon Big Ears (HMBE)
- Double Tail (DT)
- Giant Betta
Terdapat sembilan jenis ikan cupang hias yang akan saya bahas sesuai dengan daftar di atas. Secara garis besar, warna ikan cupang hias dapat bermacam-macam dari warna super red, super black, platinum, Fancy (Dapat dilihat pada gambar nomor 5 Plakat Over Half Moon di akhir pembahasan), White Opaque, White Milk, Blue, Blue Sea, Green, Dark Green, Yellow, Obsidian, Yellow Gas, Butterfly dan masih banyak lagi. Selain warnanya yang berbeda-beda , tingkat kesulitan pemeliharaan juga berbeda-beda, dari yang mudah sampai yang susah. Perlu kalian ketahui, untuk mendapatkan warna Fancy yang memiliki lebih dari 4, kalian harus melakukan beberapa kali perkawinan silang dengan menggunakan rumus peternakan. Oleh karena itu, untuk mendapatkan warna fancy yang memiliki lebih dari 4 warna tidaklah mudah dan untuk mendapatkan warna super red, super black, dan White Milk juga bukanlah pekerjaan yang mudah apalagi bagi mereka yang baru belajar beternak cupang.
Setelah mengetahui beberapa info mengenai cupang, sekarang waktunya bagi saya untuk menjelaskan setiap jenis ikan cupang hias yang ada pada list di atas. Siapkan bulpen dan kertas untuk mencatat inti sari dari pembahasan berikut atau jika kalian malas, silahkan kunjungi lagi blog ini dan jangan lupa untuk membawa makanan ringan sebelum membaca blog ini agar tidak bosan, karena saya hanya menyisipkan gambar yang penting saja dan jumlahnya juga tidak banyak. Kalau kalian sudah siap, mari kita sama-sama membaca dan mencari info mengenai ikan cupang hias yang sudah saya sebutkan tadi.
1.Halfmoon (HM)
Halfmoon merupakan ikan yang mempunyai ekor terlebar di antara ikan cupang lainnya terkecuali jika kita bandingkan dengan Rose Tail. Halfmoon memiliki ekor yang lebarnya 180 derajat bahkan lebih. Jika terdapat jenis ikan Halfmoon yang ekornya tidak mencapai 180 derajat, maka ikan tersebut tidak akan masuk kategori halfmoon. Halfmoon juga memiliki banyak variasi warna diantaranya fancy halfmoon, marbel halfmoon, super red halfmoon, dan masih banyak warna lainnya. Oleh karena itu, apabila ada kontes ikan cupang pada daerah-daerah atau kota, dalam kontes tersebut pasti ada ditentukan kategori warnanya, apabila tidak di kategorikan, mungkin dalam kontes ikan cupang akan sangat sulit ditemukan pemenangnya. Tingkat kesulitan dalam merawat cupang halfmoon bisa dikatakan cukup sulit terutama pada saat anda ingin melakukan breeding. Ketika kita ingin memijahkan cupang halfmoon, anda harus sudah tahu resiko apa saja yang akan terjadi pada ikan anda dan salah satunya adalah rusaknya sirip dan ekor ikan anda. Selama pemijahan berlangsung, selalu ada kemungkinan ekor ikan anda akan menjadi robek bahkan rusak secara total. Para pembaca yang lebih menyukai halfmoon, saya ada sedikit saran buat kalian:
Gantilah air setidaknya 3 hari sekali (Bagi yang menggunakan akuarium ukuran kecil dengan ukuran tinggi 15cm, lebar 10cm, panjang 10cm). Hal ini dilakukan agar kualitas air tetap terjaga dan ikan tidak mudah stress.
- Bagi yang menggunakan wadah yang besar, misalnya dengan ukuran tinggi 15cm, lebar 15cm, dan panjang 30cm, anda cukup menyedot kotoran ikannya saja, dan menambahkan air baru sesuai dengan takaran anda.
- Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan), garam akan mengurangi resiko penyakit jamur pada ikan.
- Selama proses penggantian air akuarium, pergunakanlah alat penangkap ikan yang halus agar tidak merusak sirip dan ekor ikan anda.
- Jangan menangkap ikan anda dengan tangan anda, karena sirip dan ekor ikan halfmoon sangat rawan rusak. (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir)
- Beri makan cupang anda secukupnya dan kalau bisa dua kali sehari. Hal ini dilakukan agar ikan anda tidak kelaparan dan menggigiti ekornya sendiri (Saya rekomendasikan jentik nyamuk sebagai makanan yang paling baik untuk HM)
- Berhati-hatilah dalam melakukan pemijahan, karena ada resiko kerusakan pada sirip dan ekor cupang anda (Baca artikel cara beternak ikan cupang untuk meminimalkan hal ini terjadi, walaupun tidak 100% berhasil, tapi setidaknya kita sudah mengurangi resikonya).
- Biarkan ikan saling melihat selama 5 menit setelah selesai memberi makan ikan. Kelemahan yang dimiliki oleh cupang halfmoon adalah, rawan terjadi kerusakan pada sirip dan ekornya. Apabila ada kerusakan pada sirip dan ekor, maka cupang halfmoon akan kehilangan kecantikannya, dan kita hanya bisa menikmati warnanya saja dan bukan dari bentuknya lagi. Sirip dan ekor dari cupang halfmoon bisa disembuhkan, tapi penyembuhan tersebut tidak akan bisa mengembalikan kecantikan dari cupang halfmoon seperti semula dan pasti meninggalkan bekas. Kelebihan dari cupang halfmoon adalah, memiliki ekor yang sangat lebar dan caranya yang elegant dalam menampilkan posisi badan dan ekornya yang sangat indah. Selain itu, cupang halfmoon juga sangat pandai dalam menjaga telur mereka.
2.Rose Tail (RT)
Rose tail adalah ikan yang menjadi saingan halfmoon. Rose tail adalah ikan yang memiliki sirip dan ekor yang lebarnya hampir sama dengan halfmoon, Ekor dan siripnya bahkan bisa melebihi halfmoon. Bedanya RT dan HM ada pada bagian lipatan sirip ekornya. Jika HM memiliki ekor yang terbuka lebar tanpa lipatan-lipatan dan hampir mirip dengan 1/2 bulan, maka RT memiliki ekor yang berlipat dan bentuknya seperti bunga mawar. Semakin banyak lipatan pada ekor RT, maka semakin cantik ikan tersebut. Berbeda dengan HM, apabila sirip dan ekor RT rusak, itu bukan merupakan suatu masalah besar karena kerusakan tersebut akan membentuk sebuah lipatan baru (terkecuali sirip dan ekornya hancur berantakan). Jadi, jika kalian ingin melakukan pemijahan RT, janganlah khawatir soal sirip dan ekornya, karena walaupun ekor dan siripnya rusak, pada saat penyembuhan, kerusakan tersebut tidak akan mudah terlihat dengan jelas dan tidak akan menggangu keindahan dari ikan RT. Bagi kalian yang lebih menyukai RT, saya akan memberikan sedikit saran untuk kalian:
- Tetap ganti air secara rutin 3 hari sekali sesuai dengan saran yang sebelumnya.
- Tetap beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus ikan).
- Jangan terlalu cemas soal kerusakan sirip dan ekor pada ikan RT selama masa pemijahan.
- Tetap pergunakan alat penangkap ikan yang halus selama proses penggantian air akuarium berlangsung.
- Biarkan ikan saling melihat selama 5 menit setelah selesai memberi makan ikan.
- Untuk pemberian makan minimal 1 kali sehari, sesuai dengan waktu yang anda inginkan ( lebih baik 2 kali sehari, dan saya merekomendasikan jentik nyamuk sebagai makanan yang paling baik untuk RT).
Kelemahan yang dimiliki oleh cupang jenis RT adalah, belum ada acara kontes untuk jenis cupang ini. Selain itu, di mata masyarakat indonesia, terutama yang memelihara HM, RT adalah produk gagal dari HM. Berbeda dengan luar negeri yang lebih meengerti seni dari jenis RT. Kelebihan dari RT adalah, saat dia memperlihatkan keindahan ekornya, ekornya akan membuat banyak variasi gelombang, dan gerakan dari ekornya tersebut dapat membuat mata kita terpesona.
3.Crown Tail (CT)
CT adalah ikan cupang yang memiliki bentuk ekor yang hampir mirip dengan mahkota raja. Bentuk ekor yang tajam adalah salah satu kelebihan dari cupang CT. Selama saya memelihara ikan cupang, belum pernah saya melihat cupang CT yang ekornya melebihi 180 derajat seperti HM. Cupang CT memiliki variasi warna yang menarik, contohnya adalah warna maskot dan Obsidian. Sejak saya mengenal CT, baru pertama kali saya melihat warna White Milk, dan Fancy dari seorang peternak yang merupakan teman saya di Facebook. Saat ini, teman saya masih melakukan tahap uji coba untuk mendapatkan lebih banyak Fancy CT. Mendapatkan warna fancy pada cupang bukanlah hal yang mudah, karena untuk mendapatkan fancy hanya 5% dari total anak ikan yang ada. Tidak berbeda dengan HM, apabila ada kontes cupang CT, kontes tersebut juga memberikan kategori warna apa saja yang boleh ikut dan kalian harus ingat, apabila kalian mendaftarkan cupang CT anda pada kategori warna yang salah, saya jamin cupang anda tidak akan menang dan langsung di diskualifikasi. Jadi pelajarilah cupang CT anda masuk ke dalam kategori apa sebelum ikut serta dalam kontes. Saran dari saya untuk peternak cupang CT:
- Air harus diganti minimal 3 hari sekali ( atau sesuai dengan besar kecilnya wadah cupang kalian, jika wadahnya semakin besar, maka tidak perlu terlalu sering mengganti air).
- Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan)
- Jika ingin menangkap cupang CT anda, lebih baik menggunakan jala yang halus (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir)
- Pemberian makan lebih bagus dua kali sehari, tapi jika anda cuma sempat memberikan makan ikan anda 1 hari sekali juga tidak masalah (Saya merekomendasikan Daphnia Sp.(Kutu air) dan jentik nyamuk, pemberian di lakukan selang seling).
- Pada saat pemijahan, terdapat resiko yang memungkinan ekor dan sirip cupang menjadi rusak. Jadi lakukanlah proses perkenalan dulu antara jantan dan betina selama dua hari (Baca pada bagian penjelasan cara beternak ikan cupang untuk informasi yang lebih lengkap, walaupun tidak 100% berhasil, tapi setidaknya kita sudah mengurangi resikonya).
- Jangan lupa untuk membuka sekat cupang anda selama 5 menit dan biarkan ikan saling melihat setelah memberi makan ikan.
Cupang CT juga memiliki kelemahannya sendiri, salah satu kelemahan cupang CT adalah, ekor bagian atas, bawah, dan belakang akan menjadi keriting apabila perawatan dari anda kurang bagus. Padahal cupang CT lebih menarik apabila tulang ekor mereka kuat dan padat. Perlu di ingat juga, bukan hanya pada perawatan saja, tapi faktor umur cupang anda juga mempengaruhi. Semakin tua cupang CT anda, maka ekornya semakin sulit berdiri tegak.
4.King Crown Tail (KCT)
King Crown Tail adalah cupang yang dapat di katakan susah untuk didapat selama beternak cupang. Pada dasarnya KCT adalah cupang CT dan yang membedakan antara KCT dan CT adalah posisi ekor belakang. Jika CT, posisi ekor belakang tidak saling menyilang dan sedangkan KCT, posisi ekor belakangnya menyilang antara satu dengan yang lain (biar lebih jelas silahkan liat gambar cupang nomor 4 yang ada di bawah setelah pembahasan semua jenis ikan cupang hias selesai). Salah satu kelebihan dari KCT adalah, KCT memiliki ekor yang saling silang di antara yang lain, sehingga membentuk garis X. Keunikannya tersebut tidak di miliki oleh cupang lainnya. Bukanlah hal yang mudah untuk mendapatkan cupang KCT, walaupun bibit jantan dan betina sama-sama KCT, belum tentu kita bisa mendapatkan anak cupang yang berbentuk KCT. Karena itulah harga cupang KCT biasanya cukup mahal apabila di jual. Berbeda dengan CT, KCT belum ada kontesnya, hal ini di karenakan para peternak sulit untuk mendapatkan cupang KCT, sehingga sejauh ini belum ada kontes buat cupang KCT dan ini merupakan salah satu kelemahan dari KCT. Sedikit saran untuk kalian yang memiliki cupang KCT:
- Gantilah air minimal 3 hari satu kali (Sesuai dengan besar kecilnya wadah peternakan).
- Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
- Berhati-hatilah dalam menangkap cupang KCT saat melakukan pergantian air akuarium, karena ekor cupang sangat rawan bengkok dan patah walaupun anda sudah menggunakan alat penangkap ikan dengan jala yang halus.
- Pemberian makan harus teratur, sebisa mungkin 2x sehari dengan takaran yang cukup, tidak perlu sampai cupang kenyang (Saya merekomendasikan kutu air (Daphnia Sp. atau Daphnia Magna) sebagai makanan utama untuk KCT)
- Jika ingin melakukan pemijahan, nikmatilah dulu bentuk cupang KCT anda, karena saya takut setelah di lakukan pemijahan, cupang KCT anda ekornya akan rusak.
- Buka sekat cupang anda selama 5 menit setelah memberi makan ikan.
Kelemahan lain dari cupang KCT adalah, susah dalam perawatan, terutama saat mengganti air ikan, dan jika ekor bagian belakang sudah mulai tidak tegak dan keras, sudah bisa dipastikan cupang KCT anda akan terlihat seperti CT biasa. Kelemahan lain yang ada pada Cupang KCT adalah, ekor juga bisa menjadi kriting seperti yang terjadi pada cupang CT.
5.Plakat Halfmoon (PKHM)
PKHM memiliki ekor yang lebarnya hampir sama dengan HM, bedanya adalah, cupang HM memiliki ukuran ekor belakang yang besar, sedangkan ukuran ekor belakang PKHM lebih kecil dan Walaupun kecil, bentuk ekor cupang PKHM dan HM tidaklah jauh berbeda. Perlu diketahui, PKHM dapat menjadi Crescents Tail. Hal itu dapat terwujud apabila cupang PKHM memiliki ekor yang melebihi 180 derajat. Walaupun cupang sudah menjadi crescents tail, tetap saja banyak yang bilang itu adalah PKHM. Banyak orang mengadakan kontes untuk cupang PKHM, hal ini dikarenakan penilaian ikan lebih mudah. Hal itu juga didorong oleh bentuk dari ikan PKHM yang padat dan memiliki bentuk badan yang indah. Warna cupang PKHM juga sangat bervariasi, dari yang super black sampai dengan super white. Warna ikan yang paling dicari oleh peternak adalah warna fancy, karena warna fancy merupakan warna kombinasi antara tiga warna bahkan lebih. Tapi untuk mendapatkan campuran lebih dari 4 warna sangat sulit. Beberapa saran dari saya bagi anda yang suka memelihara cupang PKHM:
- Gantilah air setidaknya 3 hari sekali (Sesuai dengan wadah pembesaran ikan, jika wadahnya besar, maka penggantian air cukup dengan cara menyedot kotorannya saja dan menambahkan air baru ke dalam wadah).
- Selalu beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
- Pemberian makan minimal 1 kali sehari (jika bisa 2 kali sehari lebih bagus dan saya merekomendasikan kutu air (Daphnia Sp. atau Daphnia Magna) dan jentik nyamuk sebagai makanan utama untuk PKHM, berikan jentik nyamuk dan kutu air secara bergantian untuk mendapatkan hasil pemeliharaan yang maksimal).
- Jangan lupa membuka sekat ikan setelah anda memberi mereka makan, dan biarkan ikan saling melihat selama 5 menit.
- Dalam proses pemijahan, jarang sekali sirip dan ekor cupang PKHM menjadi rusak. jadi, jangan terlalu khawatir. Agar bisa mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan cara pemijahan dengan baik dan benar.
Cupang PKHM juga memiliki beberapa kekurangan dan kelebihan seperti ikan lainnya. Kelebihan dari cupang PKHM adalah, cupang PKHM perawatannya lebih mudah dibanding dengan ikan lainnya. Stamina dan daya tahan tubuh cupang PKHM lebih bagus dibanding ikan lainnya. Warna cupang PKHM juga sangat banyak, terutama Cupang PKHM dengan kategori warna fancy dan untuk kelemahan cupang PKHM adalah, bentuk sirip dan ekor yang tidak terlalu besar dan cenderung kecil.
6.Plakat Big Ears (PKBE)
PKBE atau Plakat Big Ears merupakan cupang dengan kelebihan pada bagian telinganya. Tidak banyak perbedaan antara cupang PK (Plakat Biasa) dengan PKBE. Perbedaan yang mencolok hanya pada bagian telinga. Orang indonesia menyebutnya telinga gajah. PKBE memiliki telinga yang lebih besar dibanding cupang lain. Walaupun demikian, perlu kalian ketahui bahwa telinga pada PKBE tidak selalu seimbang. Terkadang telinga sebelah kanan lebih besar dari telinga sebelah kiri dan terkadang telinga kiri yang lebih besar dari telinga sebelah kanan. Apabila seseorang memiliki cupang PKBE dengan telinga sama besar, itu merupakan suatu kebanggan tersendiri bagi pemilik PKBE. Harga PKBE akan semakin mahal apabila kedua telinga cupang memiliki ukuran yang sama. Beberapa saran dari saya untuk kalian yang suka memelihara PKBE:
- Lakukan penggantian air minimal 3 hari satu kali.
- Berhati-hatilah saat melakukan penggantian air, jangan sampai telinga cupang PKBE rusak. Sudah banyak kasus yang terjadi saat penggantian air PKBE, telinga cupang menjadi rusak.
- Pakailah gayung kecil, atau alat penangkap ikan yang kecil (ingat, tidak boleh menggunakan jaring penangkap ikan) saat ingin menangkap PKBE. Hal ini dilakukan agar kita bisa menjaga telinga PKBE tetap utuh dan bagus (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir).
- Pemberian makan minimal 2 kali sehari (saya menyarankan jentik nyamuk sebagai makanan utama PKBE, jangan beri makan kutu air karena bisa merusak telinga PKBE).
- Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
Cupang PKBE selain susah dirawat, terutama merawat telinganya, PKBE juga memiliki kelemahan lain, di antaranya yaitu, telinga PKBE gampang rusak, PKBE, PKBE sulit diternak karena sifatnya cenderung memakan bayi dan telurnya sendiri. Selain sulit diternak, untuk mendapatkan telinga yang seimbang dari PKBE juga sangat sulit. Untuk sementara dan sejauh ini, belum ada kontes resmi untuk cupang PKBE.
7.Halfmoon Big Ears (HMBE)
Sama seperti PKBE, HMBE awalnya juga merupakan cupang HM (Halfmoon). Bedanya HMBE dengan HM hanya pada bagian telinganya. Jika HM yang diperhatikan oleh peternak adalah bagian ekor belakangnya sedangkan HMBE, yang diperhatikan oleh peternak adalah ukuran telinganya. Kelebihan dan kekurangan setiap ikan berbeda-beda. Di Indonesia tidak terdapat kontes ikan untuk kategori HMBE. Merawat cupang HMBE lebih sulit daripada merawat PKBE. Hal ini dikarenakan, kita harus lebih berhati-hati merawat sirip, ekor, dan telinga cupang. Sejauh ini, cupang HMBE masih sedikit sulit untuk dicari, hal ini dikarenakan jumlah peternak HMBE belum begitu banyak. Untuk mereka yang sudah memiliki HMBE, semoga saran berikut ini berguna untuk kalian:
- Selalu perhatikan sirip,ekor, dan telinga ikan pada saat melakukan penggantian air, jangan sampai merusak ke tiga bagian tersebut atau nilai jual akan menurun.
- Beri makan 2 kali sehari dan jentik nyamuk adalah yang paling bagus untuk HMBE.
- Jangan lupa beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
- Penggantian air minimal 3 kali dalam sehari (sesuai dengan besar kecilnya wadah pembesaran).
- Pergunakan alat penangkap ikan seperti gayung kecil. Jangan menggunakan jaring penangkap ikan untuk menangkap HMBE (Boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir).
Kelemahan dari HMBE, sirip, ekor, dan telinga mudah sekali rusak. Selama proses pemijahan, rawan terjadi kerusakan pada sirip, ekor, dan telinga cupang. Jika terjadi kerusakan pada telinga, maka kerusakan atau luka tersebut tidak bisa di sembuhkan. Karena HMBE masih jarang ditemui, maka HMBE termasuk kategori cupang yang unik. Kelebihan dari HMBE adalah, HMBE memiliki ekor belakang yang lebar, sekaligus memiliki telinga yang besar, dan hal tersebutlah yang membuat HMBE menjadi cupang yang cantik. HMBE kemungkinan bertolak belakang dengan PKBE, jika PKBE cenderung memakan burayak dan telurnya, maka HMBE justru pandai merawat dan menjaga telurnya (tidak semuanya pandai menjaga telur dan burayak).
8.Double Tail (DT)
Ekor yang di miliki oleh DT cukup lebar dan terbelah menjadi dua. Belahan tersebut tepat pada bagian tengah ekor belakang. Untuk kalangan indonesia, cupang DT masih kalah populer dengan ikan cupang lainnya, oleh karena itu, DT sangat jarang di jumpai. Cupang yang menjadi primadona di indonesia adalah cupang HM, CT, dan PKHM. Walaupun demikian, bukan berarti DT tidak ada yang pelihara. Ada sebagian yang beternak cupang DT, mereka tidak menjualnya di indonesia tetapi menjualnya ke luar negeri. DT lebih terkenal di luar negeri di banding di dalam negeri. Jika DT memiliki ekor yang lebar dan besar, maka kita akan sedikit sulit melihat belahan ekor belakangnya. Sedikit saran yang kurang lebih sama dengan ikan lainnya untuk para peternak DT:
- Selalu memberi sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan).
- Ganti air minimal 1 kali dalam 3 hari (tergantung besar kecilnya akuarium).
- Beri makan ikan 2 kali sehari (saya menyarankan jentik nyamuk sebagai makanan utama DT)
- Saat mengganti air, pergunakan jaring penangkap ikan yang halus (boleh menggunakan tangan apabila sudah mahir)
- Buka sekat ikan dan biarkan ikan saling melihat satu sama lain selama 5 menit.
Kelemahan dari cupang DT yaitu, kurang di minati, terutama di indonesia (mungkin di negara lain sangat di minati). Jika beternak DT dan mendapatkan burayak yang kurang bagus, bentuk ikan DT akan menjadi aneh dan terlihat jelek serta kusam. Susah mencari bibit DT, terutama yang betina. Kelebihan dari DT, walaupun ekornya terbelah menjadi dua, cara perawatannya tidak sesulit merawat HM. Ekor belakang DT adalah alami, dan tidak bisa sengaja di bentuk, itulah yang membuat DT unik. Mendapatkan DT dengan belahan ekor yang sempurna tidak terlalu sulit.
9.Giant Betta
Giant juga merupakan ikan cupang dan yang membedakan Giant dengan cupang lainnya adalah ukuran badannya yang dua sampai tiga kali lebih besar di banding cupang normal. Jenis cupang Giant ada 2, yaitu Giant PK, dan Giant HM. Spesifikasi antara Giant PK dan HM tidak berbeda jauh dengan cupang PKHM dan HM pada umumnya. Karena tubuhnya yang besar, maka disebutlah cupang Giant. Tubuhnya yang besar merupakan salah satu kelebihan dari cupang Giant. Selain memiliki tubuh yang besar, Giant juga memiliki banyak variasi warna seperti cupang PKHM dan HM. Dari hasil diskusi antar peternak, didapat kesepakatan, cupang akan masuk ke dalam kategori Giant apabila ukurannya di atas 5,5cm (Body Only). Banyak orang mengatakan walaupun Giant memiliki tubuh yang besar, tapi kulitnya sangat empuk dan tidak sekeras cupang lainnya (masih belum diketahui kebenarannya). Ada sedikit saran dari saya bagi kalian yang memelihara cupang Giant.
- Wadah pembesaran lebih baik berukuran, tinggi 20cm, lebar 20cm, panjang 20cm (sudah merupakan ukuran standar untuk cupang Giant).
- Ganti air minimal satu kali dalam satu minggu.
- Beri sedikit garam ke dalam air akuarium (garam khusus untuk ikan)
- Jika ingin menangkap Giant, cukup menggunakan jaring ikan yang standar, dan juga bisa menggunakan tangan secara langsung.
- Beri makan Giant 2 kali sehari, dan tentu dengan porsi yang berbeda dari cupang biasa.
- Jangan menggunakan tempat atau wadah yang terlalu kecil, karena Cupang Giant akan menjadi stress.
Kelemahan lain dari cupang Giant, wadah Giant memakan banyak tempat, dan Giant sangat rakus serta juga cepat lapar. Apabila tiba musim hujan, peternak akan kesulitan mencari jentik nyamuk. Pada saat itulah akan dilakukan pengurangan porsi makan untuk Giant (bagi mereka yang memiliki banyak cupang Giant, contohnya di atas 50 ikan)
Sembilan jenis cupang hias telah kita bahas secara umum, jika kalian bingung dengan bentuk ikan cupang yang sudah disebutkan tadi, kalian bisa melihat gambar di bawah ini.
Setiap ikan memiliki keunikan dan kelebihannya masing-masing, tidak ada yang sempurna dan tidak ada yang paling bagus. Semuanya tergantung dari hobi kalian masing-masing. Jadi puaslah dengan pilihan kalian masing-masing dan jangan mudah terpengaruh oleh orang lain
Kontes_Ikan Cupang
Merawat ikan cupang hias siap kontes tidaklah sulit , yang diperlukan hanyalah ketekunan dan ketelitian pemeliharaan ikan cupang setiap harinya, misalnya permberian pakan yang teratur , penggantian air akuarium yang teratur, dan tidak lupa pula melatih mental ikan cupang. Tak jarang peternak menghabiskan waktu dari pagi & malam untuk mengontrolkondisiikan.
Cupang Serit / Crown Tail
Ikan cupang jenis Crown Tail atau biasa disebut dengan Ikan cupang Serit ternyata berasal asli dari Indonesia. Semua penghobi internasional pun mengakuinya dan dari sebuah situs hobiis ikan cupang hias berikut ini dikutip sebagai berikut:

Ikan Cupang Jenis Sirit
tulang serityang memanjang.Cupang sisir merupakan sebutan untuk cupang yang memiliki sirip berbentuk sisir. Cupang ini pun biasa disebut dengan julukan cupang serit. Cupang sisir mempunyai serit yang sangat Oleh International Betta Congress (IBC), comb tail disebut juga sebagai fringe finned betta.
kecil di ujung ray (sungut) sehingga terlihat bergerigi dan disebut juga dengan tunggal.
Hanya saja, IBC tidak memasukkan comb tail sebagai bagian dari crown tail yang digunakan untuk menyebutkan cupang berserit dua atau lebih. Cupang serit tunggal tetap disebut comb tail meskipun siripnya panjang dengan tambahan nama extended di belakangnya. Cupang serit dikatakan crown tail jika memiliki 2

Kita bisa simak dari kutipan berikut ini: Sirip punggung: Sirip punggung harusnya setengah lingkaran dan lebih disukai bukaannya seperti kipas. Yang paling ideal sirip punggung tumpang tindih dengan bagian atas sirip ekor. Ujung depan sirip punggung dapat meruncing atau sedikit membulat. Kapasitas dari sirip untuk membuka sering diperoleh tidak dengan besarnya volume, akan tetapi dengan banyaknya cabang tulang sirip. Sirip atas yang tumpang melewati tubuh Tambah disukai.
1. Comb tail (sisir; serit tunggal)
Comb tail atau cupang sisir merupakan sebutan untuk cupang yang memiliki sirip berbentuk sisir. Cupang ini pun biasa disebut dengan julukan cupang serit. Cupang sisir mempunyai serit yang sangat kecil di ujung ray (sungut) sehingga terlihat bergerigi dan disebut juga dengan serit tunggal.
Oleh International Betta Congress (IBC), comb tail disebut juga sebagai fringe finned betta. Hanya saja, IBC tidak memasukkan comb tail sebagai bagian dari crown tail yang digunakan untuk menyebutkan cupang berserit dua atau lebih. Cupang serit tunggal tetap disebut comb tail meskipun siripnya panjang dengan tambahan nama extended di belakangnya. Cupang serit dikatakan crown tail jika memiliki 2 tulang serit yang memanjang.
2. Crown tail (serit ganda)
Crown tail merupakan cupang hias silangan asli Indonesia. Bentuk sirip cupang ini sangat khas, yaitu tulangnya ekornya terlihat panjang dan kuat. Sekilas, sirip tipe ini terlihat seperti layar yang sobek.Seekor cupang dikatakan termasuk dalam jenis crown tail jika memiliki dua atau lebih tulang serit. Dewasa ini, perkembangan cupang serit sudah semakin jauh. Hal tersebut terlihat dari jumlah tulang serit yang tidak hanya dua, tetapi empat (double-double ray) dan delapan.Tidak hanya berdasarkan jumlah tulang serit, perbedaan juga ditunjukkan dengan adanya selaput di antara tulang serit. Oleh sebab itu, crown tail dibagi menjadi dua, yaitu tipe balon dan tipe balok. Tipe balon ditunjukkan dengan adanya selaput lebar di antara tulang serit. Ada atau tidaknya selaput ini baru dapat diketahui ketika cupang telah dewasa. Sementara tipe balok dicirikan dengan tulang serit kasar yang tidak memiliki selaput.Dunia crown tail semakin semarak dengan hadirnya cupang dengan serit menyilang yang mendapat julukan king crown tail. Berbeda dengan cupang serit lainnya, king crown tail memiliki pasangan tulang serit yang menyilang sehingga ujung tulang serit bertemu dengan ujung tulang pasangan serit lainnya. Dengan begitu, tak berlebihan jika cupang ini mendapat julukan sebagai rajanya cupang berekor mahkota. Namun, munculnya king crown tail baru diduga sebagai kelainan genetik semata. Hal tersebut terbukti dari king crown tail yang diternakkan tidak menurunkan keturunan yang serupa. Oleh sebab kelangkaannya tersebut, cupang ini banyak dijadikan maskot oleh peternak dan penggemar cupang.Awal pertama kemunculan cupang serit terjadi pada tahun 1998 dan menjadi booming pada tahun 2000. Di awal kemunculannya, banyak pihak yang skeptis karena tipe tersebut relatif baru dan dianggap sebagai penyimpangan semata. Oleh sebab itu, cupang serit dijadikan sebagai “warga kelas dua” dalam dunia kontes cupang. Seiring berjalannya waktu, banyak peternak yang tergila-gila untuk memperbanyak cupang serit.

Nah, itu dia jenis-jenis ikan cupang SIRIT di seluruh dunia. Sebenaranya masih ada lagi sich, yaitu Ikan cupang jenis Giant. Tapi bedanya dengan yang lain hany ukurannya yang lebih besar beberapa kali lipat. Namun, untuk modelnya juga sama dengan yang lain, ada Giant Plakat, Giant Halfmoon, dll. Untuk jenis ikan cupang lainnya bisa kita lihat secara update dI Selanjutnya!!!...


















.jpg)

Hallo guys, kenalkan nama saya AL BETTA MEDAN, add sosial network saya, yah !?..

