Kumpulan foto ikan cupang akan dimasukan pada sesi galeri foto. Semua foto yang terkumpul disini merupakan ikan yang dimiliki oleh peternak ikan cupang seluruh dunia. Saya memberikan kesempatan kepada semua peternak ikan cupang untuk berbagi foto di blog ini. Caranya sangat mudah :
Foto ikan harus tercantum nama peternak.
Silahkan Kunjungi Toko/website terkait disini :https://www.facebook.com/pages/Al-Toko-Ikan-On-Line/288523044647371?ref=hl
atau disini :
https://www.facebook.com/pages/MCHI-masarakt-Cupang-Hias-Indonesia/1398552117109856?ref=hl
Dan Kunjungi juga Vidio berbagai jenis & bentuk ikan Cupang hanya disini :
https://www.youtube.com/channel/UC8TsuEJJwFcMaPkONmDsSkA
Order atau Pengiriman & Kebijakan Privasi
Cara Pesan Boking Ikan Cupang
Bagaimana sich Cara Belanja di AL Betta!!! ok. langsung simak aja ya dibawah ini!!...
1. Order / Pemesanan / Pertanyaan ttg cara Order dapat dikirimkan melalui contact dibawah ini :
Adithira
SMS / TLP : 0813 7615 5052
E-Mail : alihsandipanjaitan@gmail.com
Yahoo Messenger! : alihsandi@ymail.com
Pin Bim: 765CE719
Keterangan :
Jangan Lupa Cantumkan Kode Produk dari Cupang Hias yang ingin anda Order !
Simulasi Order :
HM01.kuning
Berikut ini dikutip sebagai berikut!!!...
Anda cukup SMS / Telepon / BBM / YM / E-Mail kode dari Cupang Hias tersebut :HM1, lalu sebutkan alamat yang disertai Nama Penerima, Alamat Lengkap (termasuk kode pos), no tlp penerima ! kirim ke Contact yang ada dibagian atas halaman ini !
2. Ongkos Kirim (via TKI atau JNE)
Untuk Daerah DKI Jakarta : dapat memakai paket Regular (1 hari s/d 2 hari) Biaya Bisa di Cek situs tersebut
Untuk Luar Kota :disarankan memakai paket YES! (Yakin Esok Sampai !), untuk mengecek tarif Anda dapat mengeceknya di link berikut ini :
Cek Tarif via JNE
pada kolom "CEK OUR TARIF NOW", isikan ;
From : JAKARTA
To : Kota Tujuan Anda
Weights : 1 kg (Batas 1 Kg untuk 10 ekor Ikan Cupang Hias)
klik SUBMIT, lalu isi Code Captcha yang tertera pada website JNE tersebut....
3. Pembayaran
Setelah Anda melakukan Order, kami akan mengecek kelengkapan alamat anda, konfirmasi ulang Order Anda, pengiriman Harga Total (Harga Barang + Ongkos Kirim via JNE), nomor Rekening Bank ke contact anda.
4.Packaging & Shipping
Pengiriman Barang akan dilakukan H+1 (Ikan dipuasakan dahulu selama 1 hari untuk mencegah keracunan Amonia / Kotoran Ikan), setelah Order dilakukan dan Pembayaran sudah diterima.
NB : Untuk mempermudah proses belanja Anda, mohon simpan bukti transfer. Lalu konfirmasi-kan kepada kami pembayaran Anda.
Gambar Bukti Packaging dan Resi Pengiriman :
Step 1 :Ikan Dibungkus Plastik Double.
Step 2 :Ikan Dibungkus Koran.
Step 3 : Ikan Dimasukkan Kedalam Kotak Paket Pengiriman.
Step 4 : Paket Cupang Hias Anda sudah siap meluncur ke tempat Anda.
Kumpulan Bukti Resi dari pengiriman Paket.
5. DOA (Dead On Arrive) alias Ikan Cupang Anda tewas dalam pengiriman.
Selama pengiriman dilakukan via TIKI atau JNE REG (Khusus DKI Jakarta) dan TIKI atau JNE YES (Seluruh Kota), Anda dapat mengklaim Ikan Cupang Hias pesanan Anda ke Kami.
Syaratnya :
- Anda wajib mengklaim ke kami maksimal 3 jam (Bukti Foto) setelah Cupang Hias Anda terima
- Klaim tidak akan dilakukan apabila Anda melakukan kesalahan pemberian alamat ataupun kelalaian dari pihak TIKI atau JNE
- Foto Cupang Ikan Cupang Hias pesanan anda yang mati dalam keadaan masih dalam bungkus plastik.
- Klaim tidak akan diberikan apabila Anda sudah membuka Cupang Hias anda lalu baru memfoto dan mengirimkan foto tersebut kepada kami.
- Biaya Ikan yang DOA tidak perlu Anda bayarkan kembali, tetapi biaya Pengiriman via JNE wajib Anda bayarkan kembali kepada kami.
Terima kasih !!!
Tentang & Kebijakan Privasi
Kebijakan Privasi www.alcupangmedan.blogspot.com
Privasi Anda sebagai pengunjung www.alcupangmedan.blogspot.com merupakan hal yang sangat penting bagi kami.
Di alcupangmedan.blogspot.com kami menganggap bahwa privasi dari informasi pribadi Anda adalah hal yang sangat rahasia dan akan kami jaga kerahasiaannya. Kami tegaskan bahwa kami tidak akan pernah memberikan informasi tersebut kepada pihak ketiga. Karena itu kami membuat kebijakan privasi mengenai informasi apa saja yang kami terima dan kami kumpulkan pada saat Anda mengunjungi alcupangmedan.blogspot.com serta bagaimana kami menyimpan serta menjaga informasi tersebut.
Tentang File Log
Seperti kebanyakan situs lain, kami mengumpulkan dan menggunakan data yang terdapat pada file log. Informasi yang terdapat pada file log termasuk alamat IP Anda, ISP, browser yang Anda gunakan, waktu pada saat Anda berkunjung dan halaman mana saja yang Anda buka selama berkunjung di alcupangmedan.blogspot.com
Tentang Cookies
Situs kami menggunakan cookies untuk menaruh informasi, seperti informasi preferensi pribadi Anda pada saat mengunjungi situs kami. Ini juga mungkin termasuk untuk menampilkan jendela pop up untuk kunjungan pertama Anda, atau juga untuk menyimpan informasi login Anda di situs kami.
alcupangmedan.blogspot.com juga menggunakan iklan dari pihak ketiga untuk mendukung situs kami. Beberapa penayang iklan ini mungkin menggunakan cookies ketika menampilkan iklan di situs kami, yang juga mengirimkan kepada pemasang iklan (seperti Google melalui program Adsense) informasi seperti alamat IP Anda, ISP, browser internet yang Anda gunakan dan sebagainya. Hal ini biasanya digunakan untuk tujuan penargetan iklan berdasarkan lokasi atau menampilkan iklan yang sesuai berdasarkan situs-situs yang telah Anda kunjungi.
Anda dapat memilih untuk men-disable cookies melalui setelan pada browser Anda, atau melalui setting pada program lainnya. Namun demikian, hal ini dapat mempengaruhi pengalaman Anda dalam berinteraksi dengan situs kami sebagaimana juga dengan situs lainnya. Termasuk Anda tidak bisa masuk ke layanan kami, seperti login ke forum atau ke akun yang Anda miliki.
Tentang
Tentang alcupangmedan.blogspot.com
Blog alcupangmedan.blogspot.com adalah tentang segala hal yang berhubungan dengan ikan cupang. Kami berusaha memberikan informasi terbaik dari sumber-sumber terbaik. Karena itu jika ada informasi yang kurang tepat kami mohon agar anda bersedia untuk memberitahukannya kepada kami. Kami percaya bahwa blog alcupangmedan.blogspot.com ini masih jauh dari sempurna, karena itu kami sangat membutuhkan kritik dan saran anda!!!
Tentang Penulis alcupangmedan.blogspot.com
Saya adalah AL ihsandi, saya bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa, saya hanya senang jika anda dapat mengambil manfaat dari apa yang saya tulis sendiri di blog saya ini.
Terimakasih
Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 1
Makanan merupakan sumber kehidupan bagi setiap makhluk hidup di bumi. Tanpa makanan, semua makhluk hidup akan mati. Oleh karena, persiapan sumber makanan sangatlah penting bagi kehidupan. Begitu juga dengan peternak ikan cupang. Setiap hari mereka harus bisa menyediakan sumber makanan untuk ikan cupang mereka. Banyak cara yang bisa dilakukan oleh peternak untuk mendapatkan sumber makanan untuk ikan mereka.
Bagi mereka yang hanya sekedar hobi memelihara ikan cupang, biasanya mereka menangkap atau membeli makanan ikan cupang. Bagi peternak ikan cupang yang menengah, mereka cenderung menangkap atau membudidayakan makanan ikan cupang sendiri. Sedangkan untuk peternak besar, mereka pasti melakukan budidaya makanan ikan cupang sendiri.
Walaupun kegiatan budidaya makanan ikan cupang cenderung dilakukan oleh peternak kelas atas, tidak menutup kemungkinan peternak menengah atau mereka yang hanya sekedar hobi memelihara ikan cupang melakukan budidaya makanan ikan sendiri. Budidaya makanan ikan yang sering dilakukan oleh peternak ikan cupang kelas menengah dan menengah ke bawah adalah membudidayakan microworms dan silkworms. Microworms merupakan jenis makanan ikan yang paling mudah dibudidayakan oleh peternak ikan. Peternak kelas atas biasanya melakukan budidaya makanan ikan cupang pada skala yang besar. Budidaya yang banyak dilakukan adalah silk worms, dan DaphniaSp.
Ada beberapa jenis makanan ikan cupang yang dapat dibudidayakan oleh kita, yaitu sebagai berikut :
1. Jentik Nyamuk
2. DaphniaSp dan Daphnia Magna (Kutu Air)
3. Silkworms / Tubifex
4. Microworms
5. Vinegar Eels
Pembahasan dibagi menjadi 2 bagian. Bagian pertama akan dijelaskan pada halaman ini dan bagian 2 akan dijelaskan pada halaman berikutnya. Pembahasan pertama akan membahas jentik nyamuk, kutu air, dan cacing sutra (Tubifex) dan pembahasan kedua akan membahas microworms, dan vinegar eels.
[Pembahasan Pertama]
1. Jentik Nyamuk
Jentik nyamuk merupakan salah satu makanan ikan cupang yang paling banyak digunakan untuk mencukupi kebutuhan ikan cupang dewasa. Ketika musim kemarau, jentik nyamuk sangat mudah ditemui pada genangan air yang berada di got atau selokan. Pada saat musim hujan datang, jentik nyamuk yang ada di got atau selokan akan terbawa oleh arus air yang meluap dan disinilah para peternak ikan cupang akan kesulitan dalam mencari makanan untuk ikan. Untuk mengantisipasi hal atau kejadian ini, saya akan sedikit berbagi tips untuk kalian mengenai cara membudidayakan jentik nyamuk (Ingat!! Beternak jentik nyamuk bisa membuat daerah sekelilingnya menjadi banyak nyamuk dan tingkat penyakit malaria akan semakin besar. Oleh karena itu, lakukanlah cara budidaya jentik nyamuk dan benar untuk mengurangi resiko tersebut).
Sebelum melakukan budidaya, saya ingin mengajak kalian untuk mengetahui sedikit mengenai sirklus hidup nyamuk. Nyamuk harus menempuh empat tahap dalam siklus hidup. Berawal dari telur, Jentik nyamuk, Pupa, dan akhirnya menjadi seekor nyamuk dewasa. Nyamuk menghisap darah manusia karena mereka membutuhkan protein yang terkandung pada darah manusia untuk kebutuhan telur mereka. Telur yang dihasilkan oleh nyamuk betina berkisar 230-300. Waktu yang dibutuhkan untuk menjadi seekor nyamuk dewasa sekitar 16 hari. Sedangkan waktu yang dibutuhkan telur nyamuk menjadi jentik nyamuk dan pupa adalah 7 - 14 hari.
Bahan yang perlu disediakan dan cara beternak jentik nyamuk adalah sebagai berikut (Metode budidaya yang disampaikan merupakan metode yang sederhana) :
- Sediakan wadah budidaya (Ember,Baskom,Kaleng,atau tempat lainnya yang bisa menampung air).
- Air bekas dari hasil pencucian beras atau bisa menggunakan hasil air yang berasal dari hasil pencucian piring (Jangan yang banyak mengandung sabun pencuci piring). Cara lain yang bisa dilakukan adalah, kalian juga bisa meneteskan pupuk organik cair kedalam air. Jika kalian tidak mau menggunakan ketiga cara tersebut, anda bisa menggunakan air hujan yang diberi dedaunan tua (cara ini sedikit sulit untuk mendapatkan hasil yang bagus).
- Masukan air kedalam wadah yang sudah disediakan lalu letakkan wadah tersebut pada tempat yang sedikit gelap atau tempat yang banyak nyamuknya. Jika tempat tersebut merupakan tempat terbuka, jangan lupa untuk membuat penutup wadah yang dapat digunakan pada saat hujan sehingga tidak mengganggu proses budidaya.
- Biarkan wadah kalian selama 3-5 Hari, lalu liat hasilnya.
- Jentik nyamuk bisa dipanen pada hari kelima, dihitung dari bentuk larva. Jentik nyamuk yang ideal di panen adalah yang berumur 7-9 hari.
- Jentik nyamuk yang sudah menjadi pupa biasanya digunakan sebagai sumber makanan untuk ikan cupang betina. Pupa dipercaya bisa meningkatkan tingkat produksi telur pada ikan cupang betina.
- Segera buang kulit pupa yang mengambang diatas permukaan air.
- Gantilah air budidaya jentik nyamuk anda setelah selesai panen dan pindahkan jentik nyamuk hasil panen pada air yang bersih. Hal ini dilakukan untuk membilas jentik nyamuk dan meminimalkan terbawanya zat yang kurang baik. Sehingga ikan dapat dengan aman memakan jentik nyamuk dan terhindar dari sakit.
- Apabila tidak terlihat tanda-tanda kehidupan selama budidaya, ulangi cara nomor dua dan letakan pada tempat yang berbeda.
- Cara yang saya berikan mungkin berbeda dengan mereka yang membudidayakan jentik nyamuk pada jumlah yang besar.
2. Daphnia.Sp (Kutu Air)
Kutu air (Daphnia.Sp) merupakan salah satu pakan hidup yang sangat disukai oleh ikan cupang. Untuk membudidayakan kutu air, kalian harus mengetahui ilmu dasar mengenai kutu air. Kutu air bisa bertahan hidup pada suhu 20-30°C. Kutu air juga sangat rentan mati bila terjadi perubahan suhu air. Kutu air daphnia magna mempunyai daya tahan tubuh yang lebih besar, sehingga membudidayakannya menjadi lebih mudah dibanding daphnia.Sp. Kutu air mengkonsumsi makanan mereka dengan cara menyaring air yang mengandung pythoplankton. Phytoplankton merupakan sumber makanan utama bagi kutu air.
Kutu air bisa berkembang biak dengan cepat apabila cara budidaya yang kita lakukan sudah benar. Pada umumnya, Semasa hidupnya daphnia bisa berkembang biak 5 sampai 7 kali. Banyaknya telur yang bisa dihasilkan oleh daphnia.sp untuk 1 kali berkembang biak adalah 7-20. Daphnia.Sp merupakan hewan hemaprodite, sehingga kutu air betina tetap bisa melakukan pembuahan sel telur tanpa menggunakan sel jantan
Cara budidaya kutu air yang saya berikan merupakan cara yang banyak dipakai oleh peternak ikan. Bahan-bahan yang perlu disiapkan oleh kalian adalah :
- Pupuk kandang, Kotoran ayam atau bebek (bisa menggunakan salah satu dari 3 jenis pilihan yang ada). Banyaknya bahan yang dibutuhkan tergantung dari ukuran wadah budidaya. Untuk budidaya yang biasa, dapat menggunakan 0,5-1kg pupuk. Sebelum dapat digunakan, kotoran ayam dan bebek harus dijemur terlebih dahulu sampai kering.
- Ampas kelapa, jerami.
- Wadah untuk budidaya secara umum memiliki ukuran: Lebar 60cm, Panjang 1m, Tinggi 30-60cm (Sesuai kemauan kalian). Wadah budidaya dapat berubah bak semen, baskom, media lain yang dibuat oleh kalian.
- Starter Kutu air.
- Air tawar yang bersih.
Setelah bahan-bahan yang dibutuhkan telah tersedia, hal yang perlu kalian lakukan adalah sebagai berikut ini :
- Letakan wadah di tempat yang tidak terkena sinar matahari secara langsung (Lebih bagus 1/4 dari wadah terkena sinar matahari).
- Masukan pupuk atau kotoran ayam dan bebek yang sudah dikeringkan pada wadah budidaya secara merata. Untuk pekerjaan yang lebih rapi, masukkan pupuk atau kotoran ayam dan bebek pada sebuah karung yang memiliki pori-pori kecil.
- Wadah yang sudah diberi bahan budidaya diisi dengan air sesuai dengan ketinggian yang diinginkan dan jangan lupa memakai alat airator dengan skala pemompaan yang kecil.
- Setelah pengisian air selesai, hal yang perlu dilakukan adalah membiarkan air tersebut selama 7-14 hari (tergantung pada besar kecilnya wadah budidaya). Apabila air sudah mulai berubah warna coklat pudar atau coklat padat, berarti anda telah berhasil dalam membuat phytoplankton yang akan digunakan sebagai sumber makan kutu air.
- Setelah phytoplankton sudah berkembang biak dalam wadah, maka tiba waktunya starter kutu air dimasukan kedalam wadah budidaya.
- Masukan jerami dan ampas kelapa yang telah disiapkan sebelumnya kedalam wadah.
- Kalian bisa melakukan panen ketika budidaya sudah mencapai 5-9 hari. Cara panen dapat dilakukan dengan cara seperti biasa kalian menangkapnya dari alam.
- Untuk menjaga kutu air tetap hidup, lakukan pemberian pupuk kandang atau kotoran ayam dan bebek pada karung yang telah disediakan sebelumnya atau kalian bisa menyiapkan karung baru.
- Untuk menjaga kutu air tetap hidup, lakukan pemberian pupuk kandang atau kotoran ayam dan bebek pada karung yang telah disediakan sebelumnya atau kalian bisa menyiapkan karung baru.
- Selamat mencoba.
Masih terdapat 2 cara singkat yang dapat dicoba. Cara pertama adalah menggunakan serbuk susu atau ragi roti dan cara kedua menggunakan air yang berasal dari selokan secara langsung. Cara pertama menjadi perbincangan yang cukup populer dan banyak diperdebatkan oleh peternak ikan cupang. Hal ini dikarenakan cara pertama terkadang bisa dilakukan oleh sebagian peternak dan berhasil serta sebagian tidak berhasil. Secara pribadi saya gagal dalam melakukan cara pertama.
Cara kedua menggunakan air selokan secara langsung. Hal ini belum pernah saya lakukan. Tetapi ada beberapa peternak yang menyarankan menggunakan cara ini. Saya tidak dapat mengatakan cara ini akan gagal atau akan berhasil. Tapi saran saya lebih baik menggunakan cara yang pasti saja agar tidak membuang waktu
3. Silkworms (Tubifex)
Banyak peternak ikan menggunakan tubifex sebagai sumber makanan utama untuk ikan mereka. Tubifex banyak dibudidayakan oleh petani ikan. Harga tubifex juga lebih murah dibandingkan dengan artemia. Cara pengkulturan tubifex juga tidak terlalu sulit. Selama budidaya dilakukan dengan benar, maka hasilnya akan sangat memuaskan. Tubifex mengandung kadar lemak yang tinggi sehingga bisa mempercepat pertumbuhan ikan.
Tubifex yang diperoleh dari alam cenderung mengandung bakteri patogen. Bakteri patogen dapat menyebabkan kematian pada ikan. Oleh karena itu, sebelum diberikan pada ikan, tubifex yang diperoleh dari alam harus di karantina selama 2-3 hari dengan cara menyaring tubifex tersebut. Tubifex banyak dijumpai pada tempat yang berlumpur. Karena tubifex merupakan makhluk hidup, maka tubifex juga memerlukan sumber makanan yang berasal dari zat-zat sisa hasil fermentasi sayuran dan kotoran hewan.
Bahan-bahan yang diperlukan untuk budidaya tubifex secara umum adalah :
- Bibit Tubifex (diperoleh dari alam atau beli dari toko ikan dan peternak tubifex).
- Wadah budidaya tubifex (dapat berupa kolam semen, baskom, atau media lainnya).
- Kotoran ayam / bebek yang sudah dikeringkan (Ampas tahu atau sayuran).
- Air tawar.
- Paralon dan mesin pompa air.
Setelah mengetahui bahan-bahan yang diperlukan, maka lakukan langkah sebagai berikut :
- Bersihkan wadah yang akan digunakan untuk budidaya tubifex.
- Bibit Tubifex harus dikarantina dulu agar terbebas dari bakteri patogen (beli tubifex yang sudah bersih, supaya tidak melakukan proses karantina lagi).
- Taburkan kotoran ayam / bebek yang sudah dikeringkan ke dalam wadah budidaya. Bagi kalian yang menggunakan ampas tahu atau sayuran, bisa langsung melakukan budidaya.
- Masukan air kedalam wadah budidaya, lalu aduk sampai rata. Ketinggian air cukup 5cm.
- Masukan tubifex pada wadah yang sudah dicampur dengan kotoran tadi (Ingat, permukaan lumpur yang ada pada wadah harus seimbang).
- Beri wadah tubifex aliran air yang kecil menggunakan paralon. Sirkulasi air bisa di pompa berulang-ulang dengan menggunakan mesin pompa air.
- Ganti air 20-30% setiap 2 hari sekali (Sesuai dengan wadah budidaya).
- Pemberian makan bisa dilakukan 1 - 3 hari sekali sesuai dengan jumlah budidaya kalian
Cara lain yang dapat digunakan untuk budidaya tubifex dapat menggunakan ikan yang sudah mati. Cara ini belum diketahui kebenarannya karena saya belum pernah mencobanya. Bagi kalian yang sudah pernah mencoba dan berhasil, saya akan sangat berharap kalian mau berbagi. Caranya mudah, kalian kirimkan saya email dengan format microsoft word. Apabila penjelasan dan tahap-tahap budidaya yang kalian ceritakan masuk akal, maka postingan kalian akan saya post disini, terima kasih
Untuk mengetahui cara budidaya Microworms, dan vinegar eels. Silahkan kalian memabaca artikel Cara Beternak Makanan Ikan Cupang Bagian 2




.jpg)



















Hallo guys, kenalkan nama saya AL BETTA MEDAN, add sosial network saya, yah !?..

